Sabtu, 01 Juni 2013

AKIDAH AKHLAK


“BOROS ( Israf )”
1.    Pengertian
Boros merupakan salah satu sifat tercela, dimana boros itu ialah menyia-nyiakan sesuatu tanpa memperhitungkan manfaat. misalnya, menyia-nyiakan harta. boros juga dapat dalam bentuk makan dan minum berlebihan (makanlah sebelum lapar, dan minumlah sebelum haus), berpakaian menyolok dan menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak berguna itu juga salah satu contoh boros, biasanya hal ini dilakukan hanya untuk memenuhi nafsu syahwat dunia atau sekedar ingin mendapat pujian.
Sebagaimana dalam firmannya dalam surat Al-A’raf ayat 31 yang artinya “wahai anak cucu adam! pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (mesjid) mesjid, makan dan minumlah tetapi jangan berlebihan,Sungguh allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.”
2.  Penyebab israf
   Penyebab israf itu terbagi dua macam :
Ø  Seseorang bias berperilaku israf karena bergaul/berkawan dengan orang-orang israf
Ø  Israf bias terjadi di karenakan seseorang tidak menghiraukan akibat yang bakal terjadi.
menurut syekh Nashir As-sa’di ada beberapa hal yang bisa dikategorikan kedalam berlebihan adalah sebagai berikut :
a.    Menambah diatas kadar kemampuan dan berlebihan dalam hal makan, karena makan yang terlalu kenyang dapat menimbulkan hal yang negative pada struktur pada tubuh manusia.
b.    Bermewah-mewah dalam makan, minum dan lain-lain;
c.    Melakukan segala sesuatu yang berlebih. Misalnya, terlalu banyak tidur  bisa menyebabkan beberapa penyakit terutama malas;
d.   Melakukan pekerjaan yang sia-sia;
e.    Menuruti hawa nafsu biasaya manusia dihadapkan pada dua permasalahan yaitu : antara keperluan dan kebutuhan dengan keinginan;
3.       Akibat dari perbuatan israf
Manfaat dan dampak yang ditimbulkan akibat dari perbuatan israf, yakni sebagai berikut :
Ø  Dibenci oleh Allah SWT.
Ø  Menjadi sahabat setan.
Ø  Tidak memiliki rasa kepedulian terhadap sesame manusia.
Ø  Menjadi orang yang akan tercela dan menyesal.
Ø  Akan Allah binasakan.
Ø  Menjadi orang yang tersesat.
Ø  Menghalalkan segala cara untuk dapat memenuhi kebutuhan.
4.      Menghindari sifat israf dalam kehidupan sehari-hari
Terdapat beberapa cara menghindari sifat israf sebagai berikut :
Ø  Memikirkan dan merenungkan akibat dan bahaya israf.
Ø  Mengendalikan hawa nafsu.
Ø  Senantiasa memperhatikan sunnah Rasulullah SAW.
Ø  Selalu memperhatikan kehiodupan orang-orang salaf.
Ø  Tidak menjalin persahabatan dengan orang-orang israf.

Nama : Nurani 
Kelas : XI IPS                                                                                     
Study : Akidah Akhlak



Tidak ada komentar:

Posting Komentar